Sebelum menjelaskan apa saja fitur TikTok untuk marketing, kita harus terlebih dahulu sejarah peluncuran TikTok. TikTok merupakan salah satu aplikasi jejaring sosial dan platform musik video dari negara Cina. TikTok diluncurkan oleh perusahaan teknologi ByteDance Inc (Zhang Yiming) pada tahun 2016. Pada tahun 2017, Hadirnya TikTok di Indonesia. Aplikasi ini dinyatakan aplikasi yang paling banyak diunduh yakni 45,8 juta kali. TikTok sangat berkembang pesat di Indonesia. Pada dasarnya target TikTok adalah remaja tetapi banyak anak-anak yang menggunakan aplikasi ini. Oleh karena itu, banyak pengguna yang setuju bahwa TikTok hadir di Indonesia, namun banyak juga yang tidak seharusnya tidak layak tayang. Akibat kontroversi tersebut, 3 Juli 2018, TikTok di blokir dari Indonesia, pihak pemerintah mendapatkan 2 ribu lebih laporan negatif dari masyarakat terkait aplikasi tersebut. Setelah pemblokiran tersebut, TikTok Indonesia mengajukan persyaratan yang disetujui oleh para CEO yaitu mengubah perarturan umur menjadi minimal 16 tahun dan menghapus konten-konten negatif. Pada akhirnya Komenkominfo membuka pemblokiran pada aplikasi TikTok. Saat Pandemi Covid-19 di awal tahun 2020, aplikasi TikTok semakin banyak digunakan untuk menghilangkan rasa jenuh disaat karantina berlangsung. Hingga saat ini akhir tahun 2021, TikTok masih menjadi aplikasi yang sangat diminati oleh banyak orang, tidak hanya untuk hiburan saja, melainkan menjadi sosial media marketing yang digunakan banyak orang, dimulai olshop kecil sampai yang sudah maju.

Setelah mengetahui sejarah TikTok itu sendiri. Saya akan menjelaskan beberapa fitur dasar, fitur marketing, sampai dengan proses marketing.


FITUR DASAR

TikTok memiliki beberapa fitur dasar yang memungkinkan pengguna untuk saling mengikuti, menyukai, dan membagikan video mereka. Setelah mendaftar, setiap pengguna dapat mengedit profil mereka dan mengatur semua pemberitahuan yang ingin mereka terima.


1. Mengunggah Video

TikTok memiliki fitur pengunggahan video yang memungkinkan pengguna mengunggah video mereka sendiri ke aplikasi.


2. Penyuntingan Video

Setiap pengguna dapat memotong, membalik, atau memutar video yang mereka unggah, dan bereksperimen dengan kecepatan pemutaran.


3. Filter dan Efek

Penyuntingan video juga dilengkapi dengan banyak filter dan efek. Ada filter "beauty", berbagai stiker dan animasi untuk memperkaya konten video. Beberapa efek yang paling menyenangkan adalah efek AR (Augmented Reality).


4. Social Sharing

Selain membagikan video mereka di dalam aplikasi, pengguna TikTok dapat menggunakan tombol social sharing untuk berbagi video di platform media sosial lainnya. Mereka juga dapat menautkan profil TikTok mereka ke platform sosial lainnya.


5. Suka dan Komentar

Suka dan komentar di TikTok berfungsi seperti di Instagram


6. Pemberitahuan

Setiap pengguna TikTok dapat mengatur pemberitahuan mereka untuk melihat siapa yang menyukai dan mengomentari video mereka, siapa yang mengikuti mereka, dan lain sebagainya.


7. Simpan Video

TikTok menyediakan fitur simpan video bagi pengguna yang ingin menyimpan hasil upload video pengguna lain. Video dapat disimpan ke galeri ponsel penggunanya ataupun disimpan di dalam media sosial TikTok itu sendiri.


8. Search atau Temukan

Fitur ini berfungsi untuk memudahkan pengguna dalam mencari akun pengguna lainnya ataupun hashtags yang diminati pengguna saat itu. Selain itu, fitur ini juga sering menampilkan video yang sedang viral yang diurutkan berdasarkan hashtags tertentu.


9. Tidak Tertarik

Fitur ini dapat digunakan oleh pengguna saat merasa tidak tertarik terhadap video yang sedang ditampilkan. Dengan begitu, video dengan isi serupa tidak akan ditampilkan kembali di beranda.


FITUR LANJUTAN

1. Duet

Fitur duet adalah salah satu fitur TikTok yang paling populer. Fitur ini memungkinkan orang untuk lipsync atau menari mengikuti musik favorit mereka dengan siapa pun dengan tampil berdampingan di layar yang sama.


2. Reaksi
Setiap TikToker juga dapat merekam reaksi mereka terhadap video orang lain. Fitur reaksi memungkinkan mereka untuk merekam diri mereka sendiri saat mereka menonton video, dan kemudian mempublikasikannya di aplikasi. Mereka dapat mengubah ukuan serta membentuk kembali jendela perekaman secara real-time, saat mereka menonton klip.

3. Fitur Hapus Komen dan Blokir Pengguna
TikTok juga memperkenalkan fitur baru yang dapat memungkinkan kreator lebih mudah menghalau bullying. Untuk menggunakannya, pengguna bisa menekan agak lama pada sebuah komentar atau mengetuk ikon pensil yang ada di sudut kiri atas untuk membuka pilihan report atau blok.

4. Live Video Streaming
TikTok juga memiliki fitur live yang dapat digunakan oleh penggunanya. Tidak seperti platform media sosial lainnya, tidak semua akun pengguna TikTok diizinkan untuk memulai Vide Langsung di platform. Namun, hanya pengguna yang memiliki minimal 1000 followers yang bisa melakukan live di TikTok.

5. Hashtags
Fitur hashtags yang disediakan oleh media sosial TikTok berbeda dengan yang biasanya digunakan oleh sebagian besar masyarakat. Alih-alih untuk menunjukan yang sedang tren, hashtags berfungsi untuk menandai postingan dan mengundang pengguna lainnya ke berbagai tantangan, misalnya tantangan Duet.

6. Scan QR Code
Pengguna dapat mengikuti akun TikTok pengguna lainnya hanya dengan memindai Kode QR tanpa mencari nama akun pengguna lainnya melalui kolom “search”. Kode QR ini dirancang seunik mungkin agar setiap pengguna memiliki kode QR yang berbeda.

7. Real Time Analytics
Melalui real-time analytics, pengguna dapat memeriksa berbagai data tentang komentar dan suka yang telah didapatkan sejauh itu, serta melihat grafik yang menunjukkan penyiar dan pemirsa langsung.

8. Geolocation
Fitur geolocation memungkinkan pengguna untuk melihat pengguna mana yang sedang melakukan live streaming disekitar mereka.

9. Pratinjau Video
Sebelum pengguna mendaftarkan akun TikTok, mereka dapat menonton beberapa video populer untuk merasakan aplikasi dengan lebih baik. Namun, pengguna yang belum memiliki akun tidak dapat menyukai atau memposting komentar sampai mereka mendaftar.

FITUR MARKETING

    TikTok marketing adalah salah satu strategi dalam pemasaran digital yang menggunakan jejaring sosial TikTok sebagai media atau wadahnya. Dengan segala keunggulannya, baik dari segi komunitas pengguna maupun fitur yang ditawarkan, pelaku bisnis bisa mencoba memasarkan brand di sini. TikTok bahkan telah menyediakan TikTok for Business untuk memfasilitasi pelaku bisnis dengan memberikan wawasan statistik atau alat tambahan untuk mengakomodasi kebutuhan bisnis seperti analisa keterlibatan dan performa terhadap audiens.

1. Top View
        TopView ads adalah iklan yang bisa dilihat di puncak feeds.Dengan kata lain, iklan Anda akan menjadi video pertama yang dilihat pengguna di feeds mereka. Lagi-lagi ini adalah peluang yang bagus untuk meningkatkan brand awareness. TopView merupakan fitur unggulan yang ditawarkan oleh TikTok untuk memasarkan bisnis Anda berupa iklan video yang berdurasi hingga 60 detik, yang ditampilkan secara full screen dan diputar secara otomatis. Fitur ini memungkinkan untuk dilihat oleh lebih banyak orang, karena akan muncul ketika pengguna membuka aplikasi. Beriklan menggunakan TopView juga dapat dilengkapi dengan hyperlink yang akan mengarahkan penonton ke halaman yang dituju.

2. In-Feed Ads
            Fitur lainnya adalah In-Feed Ads, yaitu opsi lain bagi para pelaku bisnis berupa video yang berdurasi hingga 60 detik yang muncul pada feeds “for you page” atau fyp di TikTok. Selain itu, pengguna dapat memberikan like, komentar, dan mengikuti akun bisnis Anda. Bahkan pengguna dapat menggunakan musik Anda sebagai latar belakang musik konten mereka.

3. Brand Takeover
            Brand Takeover merupakan fitur iklan atau gambar dalam bentuk JPG dengan durasi 3-5 detik yang berguna untuk mempromosikan bisnis Anda. Fitur ini umumnya berada di halaman awal ketika pengguna membuka aplikasi TikTok. Selain sebagai media promosi, ini juga berguna untuk mempromosikan Branded Hashtag yang akan dibahas pada poin selanjutnya. perlu diperhatikan bahwa pengguna bisa skip iklan brand takeover. Jadi, pastikan pengguna menyampaikan pesan dengan singkat dan jelas jika menggunakan jenis iklan yang satu ini. Di dalam iklannya, pengguna juga bisa memasang link yang mengarah ke website, online marketplace, atau kemanapun pengguna mau sesuai dengan tujuan iklannya.

4. Branded Hastag Challanges
            Seperti namanya, dengan fitur ini pelaku bisnis mengajak para pengguna TikTok untuk membuat konten berdasarkan hashtag tertentu. Biasanya digunakan sebagai bentuk kampanye pemasaran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan suatu merek tertentu. Tujuan akhirnya adalah dengan adanya challenges ini suatu merek dapat menjadi viral. Berbeda dengan jenis-jenis iklan sebelumnya yang muncul di FYP, iklan hashtag challenge akan muncul di halaman Discovery. Biasanya, iklan diletakkan di bagian teratas, atau setidaknya hampir di paling atas halaman. Dengan jenis iklan ini, pelaku bisnis dapat menantang para konten creator untuk membuat video dengan tema tertentu. Kemudian, videonya harus menggunakan hashtag yang telah ditentukan. Contohnya seperti hashtag challenge #inmydenim yang digagas oleh Guess, bisnis fashion kenamaan.

5. Branded Effect
            Fitur Branded Effect merupakan tap-in brand dalam proses content creation dan video editing process yang membuat pengguna dapat menggunakan efek khusus yang telah dibuat oleh brand, misalnya beauty brand yang membuat branded effect dengan intelligent video recognition technology. Fitur Branded Effect biasanya berintegrasi dengan Branded Hashtag Challenge untuk meningkatkan interaksi antara pengguna dengan bisnis Anda. Seperti pengertiannya, “effect”  mengacu kepada penggunaan stikel, filters, special effect yang disisipkan ke dalam video dengan format 2D, 3D, atau AR (Augmented Reality). Menariknya dari fitur ini adalah Anda sebagai pelaku bisnis dapat memberikan pengalaman visual yang menyenangkan bagi para pengguna.

PROSES MARKETING
  1. Identifikasi tujuan
  2. Menentukan buyer pesona
  3. Membuat akun dan jangan lupa di verifikasi
  4. Posting konten yang bernilai dengan hastag yang tepat
  5. Kolaborasi dengan TikTok influencers
  6. Gunakan TikTok ads
  7. Monitoring dan evaluasi hasil



 


        Sebelumnya kita bahas mengenai sejarah Facebook itu sendiri. Facebook pertama kali diperkenalkan kepada publik oleh Mark Zuckerberg sebagai pendiri bersama beberapa rekan-rekannya Dustin Moskovitz, Chris Hughes, dan Eduardo Saverin pada tanggal 4 februari 2004 berupa sebuah situs dengan nama awal TheFacebook. Pada 29 Oktober 2021, Facebook Inc. resmi berganti naman menjadi Meta Platforms Inc. Pendiri sekaligus CEO Facebook, Mark Zuckerberg ingin perusahaannya jadi perusahan yang berfokus pada metaverse. ALASAN FACEBOOK BERUBAH JADI META

        Facebook mempunyai fitur utama dan fitur marketing. Fitur utama yang terdiri dari news feed, friends, timeline, likes and reactions, comments, message and inbox, notifications, dan group. Dari fitur utama tersebut, jika pengguna yang sudah menggunakan nya pasti sudah tidak asing lagi. Selain fitur utama, Facebook juga mempunyai fitur marketing yaitu fitur untuk pengguna Facebook yang ingin memasarkan produknya dan membangun komunikasi intens dengan pelanggan atau pembeli.  Ada beberapa fitur marketing antara lain

1. Canvas: Fitur facebook gratis untuk membuat konten yang interaktif untuk menampilkan produk. Salah satu fitur terbaik Facebook untuk menciptakan konten yang cepat loading dan kompatibel untuk telepon genggam.

2. Power Editor: Power editor memungkinkan kita mencari, membuat, dan mengedit beberapa iklan sekaligus dengan cepat dan efisien. 

3. Ads Manager: Fitur facebook ini memungkinkan untuk menampilkan iklan yang dipasang dan dapat memeriksa kinerja individu iklan tersebut serta melihat tren lainnya yang sedang viral. Fitur ini juga kompatibel dengan fitur facebook lainnya.

4. Ad Creation Tool: Fitur ini memberikan akses untuk pembuatan iklan yang mudah digunakan dengan jutaan gambat berkualitas tinggi secara gratis, penempatan iklan, penargetan penonton, dan strategi penawaran untuk mendapatkan lebih banyak klik pada iklan yang dipasang.

5. Event Response Ads: Fitur ini dapat membuat acara yang pengguna Facebook bisa tambahkan di kalender Facebook mereka. Selain fitur untuk mengingatkan pelanggan tentang acara tersebut. Kita juga dapat menyesuaikan jadwal, target audiens, dan anggaran yang sesuai.

6. Local Awareness Ads: Fitur ini memiliki pendekatan yang unik, dimana dapat menentukan pelanggan potensial yang dijangkau berdasarkan usia dan jenis kelamin. Pelanggan kemudian akan ditawarkan "Get Directions" langsung ke bisnis yang kita miliki.

7. Facebook Pixel: Aplikasi yang menawarkan pengukuran dan optimalisasi iklan. Ketika calon pelanggan mengunjungi situs Anda dan melakukan sebiah tindakan Facebook Pixel akan melaporkan dan menganalisis hal tersebut sehingga Anda akan tahu aoakah pelanggan tersebut melakukan tindakan setelah melihat iklan Anda.

8. Hastags: Hastags dapat mengubah topik dan frase menjadi tautan yang dapat diklik untuk menuju posting di halaman bisnis. Cukup ketik # (tanda angka) bersamaan dengan topik atau frase untuk menambahkannya ke posting Anda.

9. Audience Network: Layanan monetisasi yang dirancang khusus untuk aplikasi mobile dan situs mobile. Dengan kemampuan optimasi real-time, Audience Network dapat digunakan untuk format menarik, seperti unit bawaan khusus untuk tampilan video.

10. Facebook Blueprint: Platform Facebook untuk pelatihan dan sertifkasi yang dirancang untuk membantu bisnis mencapai tujuan. Blueprint menawarkan lebih dari 40 program gratis yang mencakup berbagai topik dan dapat memilih bahasa yang digunakan sesuai dengan kebutuhan.

11. Page Insights: Fitur ini menunjukkan berapa banyak likes, komentar, dan share untuk masing-masing posting dari waktu ke waktu dan demografis dimana mereka berasal.

12. Partner Categories: Fitur ini menggunakan data diri mitra Facebook untuk mengumpulkan dan menciptakan model data dari berbagai sumber (catatan publik, program kartu loyalitas, dan survey). Data ini kemudiaan dianalisa untuk memberikan wawasan lebih tentang perilaku pelanggan.

13. Page Manager App: Aplikasi mobile untuk Android dan IOS berguna membantu, membuat, dan mengelola sebuah halaman. Fitur ini memungkinkan untuk membalas pesan dan menerima pemberitahuan kegiatan halaman Anda, tips dan pengingat.

14. Custom Audiences: Fitur ini memungkinkan menjalankan iklan untuk orang yang sudah Anda tahu. Anda dapat mengunggah file kontak Anda melalui berbagai metode seperti alamat email atau nomor telepon, dan Anda akan dapat menampilkan iklan khusus untuk kelompok audiens khusus pilihan Anda.

15. Business Manager: Fitur ini memungkinkan mengatur semua orang, akun iklan, dan halaman tempat Anda bekerja dalam satu wadah. Siapapun dalam bisnis Anda dapat berbagi dan mengontrol akses ke aset mereka di Facebook dengan aman tanpa harus berbagai informasi login dengan rekan kerja mereka di Facebook.


PROSES FACEBOOK MARKETING

  1. Mulai dengan membuat tujuan yang jelas
  2. Kenali target pasar Anda
  3. Ciptakan konten yang menarik
  4. Jadwalkan posting konten
  5. Aktif berkomunikasi dengan Audien
  6. Tentukan budget yang sesuai
  7. Monitor dan analisis strategi yang telah dilakukan

CARA BERJUALAN DI FACEBOOK MARKETPLACE

  1. Login ke akun Facebook Anda
  2. Setelah masuk, klik Marketplace
  3. Klik "+ Jual Sesuatu", lalu klik item untuk dijual
  4. Pilih kategori dan masukkan judul untuk daftar harga, lokasi, dan deskripsi produk. Jika ingin menandai item sebagai Gratis dapat memasukkan 0 sebagai harga
  5. Klik +10 foto untuk mengunggah foto produk dari gadget Anda
  6. Klik selanjutnya, jika berikutnya berwarna abu-abu pastikan Anda memasukkan kategori, judul harga, lokasi, dan foto.
  7. Pilih tempat untuk memposting listing Anda. Jika kamu ingin memposting hanya di Marketplace, cukup klik bersihkan.
  8. Klik terbitkan untuk memposting listing Marketplace Anda.

 


            Social Media Marketing adalah sebuah strategi marketing menggunakan media sosial dengan berbagai platform yang digunakan. Ada beberapa konten yang dapat diupload, seperti konten informasi umum, panduan, hingga penawaran produk. Salah satu kunci kesuksesan strategi pemasaran yaitu dengan memilih platform media yang tepat untuk bisnis yang dimiliki. Social media marketing bisa dilakukan dengan gratis maupun iklan berbayar. Menurut data dari WeAreSocial, 160 juta orang indonesia merupakan pengguna media sosial aktif. Dari jumlah tersebut, pengguna terbanyak di usia 24-25 tahun. Hal ini tentu menjadi target pasar usia tertentu. Saat ini Facebook masih menjadi platform media sosial yang paling populer dan Whatssapp merupakan aplikasi berkirim pesan yang umum digunakan. Perlu diingat bahwa 99% akses media sosial tersebut dilakukan melalui perangkat mobile. Jadi, sesuaikan konten promosi produk agar mobile friendly.


Berikut ada beberapa jenis media sosial yang bisa dimaanfaatkan:

1. Facebook. Facebook merupakan media sosial terbesar di dunia. Selain untuk bersosial digunakan untuk berbisnis mencapai 65 juta bisnis yang memanfaatkan Facebook Page untuk mempromosikan bisnisnya. Facebook mempunyai pengguna aktif bulanan mencapai 2,7 miliar pengguna, demografi terbesar yaitu 25-34 tahun, dan persentase gender sebesar 56% laki-laki serta 44% perempuan. 

2. Youtube. Youtube merupakan media sosial terbaik untuk menjalankan video marketing. Media sosial ini mempunyai pengguna aktif bulanan mencapai 2 miliar pengguna, demografi terbesar yaitu 15-25 tahun, dan persentase gender sebesar 72% laki-laki serta 72% perempuan. 

3. Instagram. Instagram memiliki beberapa fitur menarik yang bisa dimanfaatkan untuk promosi produk, seperti stories, instagram live, IGTV, dan instagram reels. selain itu, ada juga fitur akun bisnis yang memberikan analisis lengkap tentang performa akun bisnis. Instagram mempunyai  pengguna aktif bulanan mencapai 1 miliar, demografi terbesar yaitu 25-34 tahun, dan persentase gender sebesar 43% laki-laki serta 57% perempuan.

4. Twitter. Twitter berfokus pada konten atau informasi secara real time, sehingga menjadi tempat untuk berbagi berita dan hiburan terbaru di seluruh penjuru dunia. Twitter sangat cocok bagi bisnis yang rutin memproduksi konten. Twitter mempunyai pengguna aktif bulanan mencapai 330 juta, demografi terbesar yaitu 30-49 tahun, dan persentase gender sebesar 68% laki-laki serta 32% perempuan.

5. TikTok. Media sosial ini saat ini sangat populer di kalangan muda terutama anak muda generasi Z. Tiktok merupakan media sosial berbagi video pendek dengan durasi 15 detik sampai 3 menit. Tiktok mempunyai pengguna aktif bulanan mencapai 689 juta, demografi terbesar yaitu 18-24 tahun, dan persentase gender sebesar 41% laki-laki serta 59% perempuan.

6. Linkedln. Linkedln merupakan media sosial untuk para pekerja dan profesional di bidang nya. Media sosial ini sangat cocok untuk mencari konsumen apabila bisnis kamu bergerak di B2B. Linkedln mempunyai pengguna aktif bulanan mencapai 738 juta, demografi terbesar yaitu 46-55 tahun, dan persentase gender sebesar 51% laki-laki serta 49% perempuan.

7. Pinterest. Pinterest merupakan media sosial yang menyediakan pengguna untuk memposting gambar, video, hingga gif. Jadi, media sosial ini sangatlah cocok untuk mempromosikan produk-produk dengan foto yang mencolok. Pinterest mempunyai pengguna aktif bulanan mencapai 400 juta, demografi terbesar yaitu 30-49 tahun, dan persentase gender sebesar 22% laki-laki dan 78% perempuan.

8. Snapchat. Snapchat merupakan media sosial yang berinteraksi menggunakan video pendek, alih-alih teks seperti media sosial lainnya. Pada umumnya snapchat digunakan bisnis untuk membangun brand awareness pada anak-anak muda. Snapchat mempunyai pengguna aktif bulanan mencapai 287 juta, demografi terbesar yaitu 13-34 tahun, dan persentase gender sebesar 40% laki-laki dan 58% perempuan.


Strategi Sosial Media Marketing yang Efektif

1. Menggunakan Instagram Marketing

Mempromosikan produk menggunakan instagram marketing sudah tidak diragukan lagi. 80% pengguna mengaku postingan di Instagram mempengaruhi buying decision pembeli. strategi utama yaitu beralih ke akun profesional atau instagram bisnis kemudian dioptimasi profil bisnis kalian. setelah itu, dilanjutkan dengan menciptakan konten kreatif dan hastag unik. BACA STRATEGI INSTAGRAM MARKETING TERLENGKAP

2. Berbagai Instagram Tools Terbaik untuk Promosi Bisnis

Instagram tools akan membantu upaya social media marketing menjadi lebih mudah, baik dari sisi pembuatan konten, pelaksanaan promosi hingga analisis data. Beberapa tools yang bisa dimanfaatkan adalah Snapseed untuk photo editing dan Later untuk penjadwalan posting konten. BACA 20 INSTAGRAM TOOLS TERBAIK UNTUK BISNIS

3. Memanfaatkan Instagram Ads

Menggunakan iklan di platform instagram merupakan ide yang cukup baik. Karena iklan terkait dengan penggunaan anggaran, pastikan iklan kamu efektif untuk menjangkau pelanggan. Jadi, bisa memberi kamu return of invetsment (ROI) alias balik modal. Untuk membuat iklan di instagram, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. lebih lengkapnya ada di link berikut BACA CARA MENGGUNAKAN INSTAGRAM ADS

4. Menggunakan Facebook Marketing

Facebook marketing menjadi salah satu upaya social media merketing wajib untuk bisnis kamu. Ada beberapa strategi yang bisa dilakukan dalam pemasaran dengan Facebook. Mulai dari menciptakan konten menarik, menentukan budget dan menganalisa upaya yang dilakukan serta juga menggunakan tools Facebook marketing yang tersedia, seperti DrumUp dan SocialOomph. BACA PANDUAN FACEBOOK MARKETING

5. Memanfaatkan Facebook Ads untuk Hasil Lebih Optimal

Menggunakan Facebook Ads lebih mudah menarger audiens lebih spesifik dengan cepat. Cara membuat Facebook Ads hampir sama dengan Instagram. Langkahnya mulai dari memilih jenis iklan, menentukan audiens dan mengatur penjadwalan tayang iklan. Selengkapnya ada di link berikut BACA CARA MENGGUNAKAN FACEBOOK ADS

6.  Menggunakan Twitter Marketing

Jika produk kamu fokus pada brand visibility, Twitter bisa menjadi platform pilihan. Faktanya, 80% pengguna melakukan mention brand dalam tweet dan lebih dari 50% brand mention tersebut berakhir dengan pembelian produk. BACA STRATEGI JITU TWITTER MARKETING

7. Memaksimalkan User-generated Content

User-generated content merupakan postingan konsumen yang merekomendasikan produk di akun pribadi. Memanfaatkan user-generated content bisa menjadi strategis social media marketing yang jitu. dikarenakan, tingkat kepercayaan konsumen pada rekomendasi orang lain cukup tinggi mencapai 92%. Salah satu cara menggunakan user-generated content adalah membuat kontes atau giveaway dengan hastag tertentu dan meminta follower melakukan mention. BACA STRATEGI USER GENERATED CONTENT

8. Meningkatkan Penjualan dengan Retargeting

Retargeting adalah upaya mendekati kembali konsumen yang sebelumnya pernah membeli produk atau sekedar berkunjung ke website kamu. Tujuannya untuk melakukan penawaran sesuai jenis produk yang mereka lihat. Salah satu cara yang paling populer adalah Facebook Retargeting Ads menggunakan Pixel. BACA CARA TINGKATKAN PENJUALAN DENGAN RETARGETING

9. Menggunakan Plugin Social Media Terbaik untuk Website

Promosi melalui website seperti WordPress dapat secara langsung terintegrasi dengan mudah. Banyak plugin WordPress untuk social media marketing baik untuk tujuan sharing, profiling hingga melakukan auto publish konten. Beberapa plugin yang bisa dicoba yaitu Social Media Auto Publish, Social Warfare, dan Instagram Feed. BACA 30 PLUGIN SOCIAL MEDIA TERBAIK


Manfaat Social Media Marketing

1. Hemat Biaya

2. Efektif dan Efisien

3. Meningkatkan Brand Awareness

4. Memperluas Pangsa Pasar Bisnis

5. Komunikasi yang Lebih Mudah ke Konsumen

6. Membagi Informasi Terbaru dengan Cepat

7. Menarik Trafik ke Website Kamu


 


            Perpustakaan Nasional merupakan perpustakaan yang secara khusus dirikan oleh Pemerintah Negara demi menyimpan informasi negara tersebut. Perpustakaan ini melayankan untuk semua masyarakar Indonesia tanpa memandang umur, suku, budaya dan lain sebagainya. Salah satu layanan perpustakaan ini yaitu e-RESOURCES. e-Resources atau electronic resources merupakan koleksi digital berlangganan yang dimiliki oleh Perpustakaan Nasional. Dengan kemajuan teknologi informasi saat ini, masyarakat zaman sekarang sering mengakses informasi melalui digital atau internet. Dengan meledaknya informasi di zaman ini, menyebabkan banyak informasi yang tidak valid. Dengan itu diperlukan literasi informasi bagi masyarakat agar terhindar dari hoaks atau informasi palsu.

            Dalam dunia pendidikan, literasi informasi sangat penting khususnya dalam mencari informasi yang valid untuk membuat suatu tugas atau artikel yang ditugaskan kepada peserta didik maupun mahasiswa. Di tingkat perguruan tinggi mahasiswa, dituntut untuk menggunakan informasi yang valid dalam pengerjaan tugas, seperti membuat makalah, artikel, essay, dan lain sebagainya. Dengan itu, perpustakaan nasional menyediakan layanan koleksi digital yang dinamakan e-Resources. Layanan ini berbasis digital atau web yang diisi dengan ribuan buku, jurnal, artikel, serta karya-karya referensi online lainnya.


Sebelumnya untuk memanfaatkan dan menggunakan ini, kamu harus terdaftar keanggotan perpusnas. Berikut langkah-langkah menggunakan e-resources:

  1. Mendaftar keanggotan perpusnas dilakukan secara online https://keanggotaan.perpusnas.go.id/  
  2. Jika telah berhasil mendaftar, kamu bisa membuka akses url https://e-resources.perpusnas.go.id/  
  3. Setelah anda mengisi kolom nomor anggota dan password (pastikan nomor anggota dan password tidak salah) kemudian klik "Login"
Setelah itu, kamu bisa bebas memanfaatkan dan menggunakan layanan e-Resources ini. Jangan lupa untuk membuat daftar sitasi terhadap artikel yang digunakan agar tehindar plagiarisme.